Konsep Dasar Pengembangan Diri

  • Whatsapp

Konsep Dasar Pengembangan Diri

NUSANTARAEXPRESS, MANDAU – Menurut kodratnya, manusia diciptakan di bumi ini adalah sebagai pemimpin. Manusia sebagai wadah interaksi sosial antar sesama. Dan lebih dalam lagi, manusia sudah dibekali dengan komputer handal yang disebut Otak.

Dengan konsep yang mendasar, manusia membutuhkan otak segala aktivitas yang akan dilakukan. Percaya atau tidak percaya otak adalah sebuah storage atau gudang media penyimpanan dengan ribuan data bahkan jutaan dan triliunan yang bisa diakses oleh manusia itu sendiri dari segala aspek dan segala komponen.

Sebelum masuk dalam pembahasan yang lebih mendalam, penulis akan menjabarkan apa itu pengembangan diri.

Menurut para ahli secara umum, Pengembangan Diri adalah suatu ilmu yang berkaitan dengan penggalian potensi pada diri agar dapat menggali segala potensi secara maksimal.

Menurut Abraham Maslow seorang psikolog yang berasal dari Amerika lahir 1 April 1908 – meninggal 8 Juni 1970 pada umur 62 tahun sebagai teoretikus yang banyak memberi inspirasi dalam teori kepribadian. Dan ia menjadi seorang pelopor aliran psikologi humanistik. Pengembangan diri menurutnya adalah upaya yang dilakukan individu untuk memenuhi segala kebutuhannya terhadap aktualisasi.

Sedangkan menurut Erik Erikson lahir di Frankurt Jerman pada tanggal 15 Juni 1902 yang pakar dalam kesenian. Menurutnya pengembangan diri adalah usaha yang dilakukan manusia dalam menghadapi rintangan emosional di dalam kehidupannya.

Atas dasar defenisi dari kedua pakar tersebut, penulis dapat menjabarkan dan melakukan pengembangan secara keilmuan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan konsep dasar pengembangan diri.

[nextpage title=”next”]

  1. Prinsip Berpikir

Prinsip berpikir yang akan penulis jabarkan adalah sebuah konsep cara berpikir positif. Bagaimana prinsip berpikir adalah proses secara positif  yang akan menghasilkan kekuatan positif pula yang akan menghasilkan pemikiran dan sikap serta perilaku yang baik serta dapat membuat individu secara emosional lebih bersemangat untuk melakukan sesuatu hal yang benar menurut aturan dan akan menghasilkan bahagiaan.

  1. Penalaran

Penalaran yang penulis maksud disini adalah bagaimana cara memahami sebuah kalimat dan bahasa serta pengembangannya. Agar kita terbebas dari hal-hal yang mendasar dan agar supaya terhindar dari gagal paham.

Penalaran dapat dikembangkan. Dan ini akan menjadikan modal awal untuk pengembangan sebuah konsep selanjutnya, yaitu Keterampilan.

  1. Keterampilan

Menurut Wikipedia, Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan tindakan dengan hasil yang ditentukan sering kali dalam jumlah waktu, energi, atau keduanya. Keterampilan sering dapat dibagi menjadi domain – Jenderal dan domain-spesifik keterampilan. Misalnya, dalam domain pekerjaan, beberapa keterampilan umum akan mencakup manajemen waktu, kerja tim dan kepemimpinan, motivasi diri, dan lain-lain, sedangkan keterampilan khusus domain hanya akan digunakan untuk pekerjaan tertentu. Keterampilan biasanya membutuhkan rangsangan dan situasi lingkungan tertentu untuk menilai tingkat keterampilan yang ditunjukkan dan digunakan.

Manusia secara umum sangat membutuhkan keterampilan agar bisa memberikan kontribusi kepada kehidupan sosial lainnya.

  1. Pengembangan Diri

Pengembangan diri atau inovasi dan inovatif adalah dua sisi yang selalu bergandengan. Hal ini merupakan sebuah penggabungan dari tatanan Prinsip Berpikir, Penalaran dan Keterampilan. Ketiga poin diatas harus selaras dan sangat memberikan kontribusi yang signifikan.

Untuk melakukan konsep kerangka pengembangan diri harus menjadi pribadi yang handal dalam cara berpikir. Hal ini bisa disebut gagal paham jika pola dasar dari berpikir itu sendiri tidak dikuasai.

 

Ditulis Oleh : Yelianis, S.Pd
Guru Bidang Studi

Mengajar di

:

:

Bahasa Indonesia

SMK Negeri I Mandau, Kls X, XI

Judul : Konsep Dasar Pengembangan Diri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *