Terjebak Kemacetan Siau, Seorang Ibu Usai Melahirkan Meninggal

  • Whatsapp

NUSANTARAEXPRESS, TANJABTIM –
Seorang ibu usai melahirkan bernama Manni, hendak di bawa Asi (Suami) warga Parit 4 desa Lambur Luar kecamatan Muara Sabak Timur ke Rumah Sakit karena usai melahirkan mengalami gangguan. Namun sayangnya karena dalam perjalanan terjebak di kemacetan jalan Siau, ibu manni akhirnya menghembuskan nafas terakhir di kemacetan.

Pemilik Akun medsos Nur Hamzah yang tahu persis kejadian menceritakan dalam Fb nya pada minggu 03 januari 2021, Nur Hamzah menyebutkan bahwa benar Ibu Manni warga parit 4 Lambur Luar barusan telah melahirkan seorang anak dan anaknya selamat. Namun saat proses melahirkan sang ibu mengalami kendala dan akan dibawa ke Rumah Sakit, namun dalam perjalanan sang ibu tak terselamatkan karena terjebak macet antrian panjang akibat akses jalan yang rusak parah, ungkapnya di halaman status Facebook nya.

Bacaan Lainnya

Kemudian Emand dilaman Fb nya juga menuliskan kisah yang sama, dimana seorang ibu bernama Manni warga parit 4 desa Lambur Luar setelah menjalani persalinan pada 3 januari 2021 mengalami pendarahan hendak dilarikan ke rumah sakit di kabupaten (RS NH dikeramas kec.Muara Sabak Barat kab.Tanjabtim).

Emand dalam statusnya mengataka, “Saya sebagai masyarakat sangat miris melihat kondisi jalan di kabupaten Tanjabtim yang katanya kewenangan Provinsi ini. Selalu menjadi alasan dan sanggahan, apakah nyawa masarakat terlalu murah buat kaum penguasa dalam negeri ini”.  Tidak ada unsur menyalahkan siapa yang salah atau pembenaran dalam cuitan status facebooknya, namun fakta akhirnya terjadi, ujarnya di laman pribadi.

Kemudian salah seorang pengguna jalan inisial HNR, disaat bersamaan menceritaka, “Kejadian kemacetan di jalan poros provinsi jambi itu sangat parah nian, sehingga kami menunggu antrian hampir berjam- jam. Tadi juga ada mobil ambulance dari rumah sakit mau ke Nipah dan ada juga mobil orang meninggal usai melahirkan dari arah lambur menuju kabupaten, terpaksa terhenti di desa Siau Jalan provinsi arah Muara Sabak Timur menuju kecamatan Rasau dan kec. Nipah Panjang”.

Sebagaimana diberitakan oleh beberapa awak media baik itu media cetak dan Online bahwa Jalan provinsi dari arah dari kec. Muara Sabak Timur menuju kec. Rantau Rasau, kemudian kec. Nipah Panjang memang sejak lama mengalami rusak parah, sehingga terkadang mengalami kemacetan sampai 2 km, kendaraan yang antri.

Berita ini diterbitkan kutipan dari beberapa pengguna jejaring Medsos Facebook. Sampai saat ini sudah terjadi korban, seorang ibu usai melahirkan, kemudian mau dirujuk kerumah sakit akibat jalan status provinsi di Desa Siau rusak parah sehingga meninggal dunia di jalan.

Harapannya para pemangku kebijakan Daerah dan anggota Legislatif segera bertindak dan segera mencari solusi terbaik dan tercepat. Agar tidak terulang kejadian merenggut nyawa di tengah kemacetan akibat jalan yang rusak. (Ayud007).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *