Jalan Tanjabtim Rusak Parah, Mahasiswa dan GRANAT TJT Geruduk Kantor Bupati

  • Whatsapp

NUSANTARAEXPRESS, TANJABTIM – Puluhan masyarakat dan mahasiswa mengatas namakan Aliansi Gerakan Rakyat menggugat Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Granat TJT menggeruduk Kantor bupatinya sendiri terkait jalan rusak hingga sampai memakan korban ibu yang mau melahirkan tidak tertolong karena kemacetan beberapa waktu yang lalu.

Dalam aksi Kordinator umum Granat TJT Indra menyampaikan aksi ara rakyat khususnya para supir roda empat agar pemerintah Provinsi Jambi dan Tanjabtim secara bersama-sama mengambil tindakan tegas terkait kondisi jalan hancur sampai mengakibatkan kemacetan panjang hampir setiap hari.

Bacaan Lainnya

“Akibat jalan yang hancur, berdampak diberbagai hasil persoalan ekonomi, baik itu tanaman masyarakat yang mau dijual membusuk di tengah jalan, apalagi hasil laut yang masih melewati jalur darat karena mengantri di jalan yang sedang rusak parah,” ucapnya.

Begitu juga orasi kordinator lapangan Rian, dihadapan Bupati Tanjabtim, iya mengatakan saat ini jalan di Tanjabtim sedang tidak baik-baik saja sampai-sampai seorang ibu rumah tangga meninggal dunia usai melahirkan karena terjebak macet di ruas jalan yang rusak parah dan ia berharap ketegasan Bupati terhadap pemerintah provinsi agar jalan Tanjabtim segera diperbaiki.

[nextpage title=”Next”]

“Kita dari Granat TJT agar bapak sebagai bupati bisa mencari solusi agar jalan Provinsi Jambi yang ada di tanjabtim segera diperbaiki dan ekonomi masyarakat lancar dan begitu juga jalan Kabupaten ditanjabtim bisa diperbaiki juga,” jelasnya, 11 Januari 2021.

Terpisah, Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto yang melihat rakyat dan mahasiswa datang kedepan kantornya langsung berhadapan para demontrasi sambil mengatakan pemerintah tanjabtim sudah berusaha berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan sudah mendapat jawaban yang berjanji akan memperbaiki jalan provinsi menjadi jalan beton sepanjang 2,5 kilometer.

“Jalan kewenangan pemerintah provinsi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah dianggarkan perbaikan jalan sepanjang 2,5 kilometer,” katanya.

Romi mengatakan, terkait tuntutan granat TJT, sangat diterima oleh Bupati dan akan bertanggung jawab dan hanya saja dari empat tuntutan hanya dua poin disepakati oleh Bupati Romi.

“Poin pertama saya sepakat, Pemerintah kabupaten Tanjung Jabung timur segera merealisasikan pembangunan atau peningkatan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah Tanjung Jabung Timur dan poin kedua pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Timur melayangkan surat ke pemerintah provinsi terkait peningkatan jalan,” cetusnya. [Ayudi]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *