Danramil Tonjong Brebes Dimakamkan Secara Militer di Gunung Kidul Yogyakarta, “Selamat Jalan Danramil Tonjong Brebes”

  • Whatsapp

NUSANTARAEXPRESS, BREBES – Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, memimpin upacara pemakaman Kapten Infanteri Ngadino (56), Danramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, di TPU desa kelahirannya, Dusun Kepek, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Kamis sore (25/3/2021).

Proses pemakaman juga dibantu Kodim setempat, yaitu Kodim 0730 Gunung Kidul serta warga Watusigar. Warga setempat dan sekitarnya sangat antusias mengantarkan jenazah sampai ke TPU, termasuk ingin menyaksikan prosesi pemakaman secara militer yang disertai tembakan salvo ke udara.

Bacaan Lainnya

Berita Terkait:

Disampaikan Dandim Brebes, Almarhum layak diupacarakan secara militer karena memiliki Satya Lencana Kartika Eka Paksi Nararya, yaitu Almarhum telah setia melakukan tugas kedinasan TNI selama 32 tahun terus menerus dan bekerja sungguh-sungguh tanpa cacat.

Almarhum juga memiliki Satya Lencana Raksaka Dharma atau Satya Lencana GOM IX (Gerakan Operasi Militer IX), yang merupakan tanda kehormatan prajurit atas pelaksanaan tugas operasi militer dalam mempertahankan kedaulatan NKRI di Irian Barat.

“Atas nama pimpinan TNI Angkatan Darat, dan juga mewakili Almarhum dan keluarganya, saya mohon memintakan maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan selama hidup beliau,” ujarnya.

Haikal Sofyan juga meminta seluruh takziah mendoakan Almarhum agar diampuni dosanya sehingga diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menjalani hidup.

“Kami juga mohon doanya agar diberikan kekuatan untuk melanjutkan pengabdian Almarhum kepada NKRI,” pungkasnya.

Dalam kesempatannya, Kapten Infanteri Kunpriyanto, Perwira Seksi Personalia (Pasi Pers) Kodim Brebes, selaku wakil dari keluarga Almarhum, memintakan keikhlasan jika Almarhum meninggalkan janji dan hutang yang belum dipenuhi semasa hidup. Namun jika hutang berharga maka dipersilahkan untuk menghubungi pihak keluarganya yang berdomisili di Perum Mawar Putih A 4 No. 4, Desa Pedagangan RT/RW. 004, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

Untuk diketahui, Kapten Ngadino adalah lulusan Tamtama tahun 1987. Menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Kamis dini hari pukul 01.45 WIB, 25 Maret 2021. Sebelumnya telah berhasil menjalani operasi pengangkatan batu empedu pada 16 Maret 2021 lalu.

Ia meninggalkan Ny. Ida Nursanti Ngadino (istri), dan 2 orang anak yaitu Dinni Eka Purnamasari dan Reka Dwi Sechowati. (Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *