Kejayaan PPWI di Dunia Nyata dan Dunia Maya

  • Whatsapp

NUSANTARAEXPRESS, DURI – Persatuan Pewarta Warga Indonesia yang dikenal dengan PPWI dalam perjalananya selalu membuat gebrakan untuk menunjukkan eksistensinya. Dengan kepiawaian Ketua Umum nya Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA mampu mengibarkan bendera PPWI ke seantero Nusantara untuk menyuarakan suara masyarakat yang tidak pernah tersuarakan. Menyuarakan dan membela yang benar, bukan menyuarakan dan membenarkan yang dibela. Itulah slogan yang sering digaungkan oleh Ketua Umum PPWI dengan panggilan akrabnya Bang Wilson kami menyebutnya.

Citizen Journalist saat ini seolah sudah akrab didengar oleh masyarakat seluruh nusantara berkat kerjasama tim PPWI di seluruh Indonesia. Karena yang tergabung dalam wadah PPWI bukan hanya dari kalangan pemilik media dan wartawan, namun dari seluruh elemen masyarakat dari kalangan elite TNI, Polri, Mahasiswa, Dosen, Pengusaha, Pegawai, Karyawan, Mahasiswa, Petani, Nelayan dan bahkan keberadaan PPWI ini bukan hanya di Indonesia, Namun ada perwakilan di beberapa negara, seperti, Malaysia, Singapore, Maroko, Lybia, Israel Lebanon, Arab Saudi, Chad, Prancis, Jepang, Taiwan dan Iraq. Akan menyusul: Niger, Yordania, Mozambique, dan Palestina. Gaung PPWI bahkan selalui menghiasi seantero jagad dunia maya.

Bacaan Lainnya

Saat ini bukan berbicara siapa saya, namun PPWI menunjukkan karya-karyanya lewat artikel-artikel dan berita nya untuk mengedukasi masyarakat yang siap menjadi pewarta. Karena sejatinya kita semua adalah jurnalis, dan itu kata-kata yang sering dikumandangkan oleh Ketua Umum PPWI. Bahkan dengan gamblang dan lantang, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA yang juga Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 selalu mengatakan, “Jangan takut untuk menyuarakan kebenaran”.

Bahkan dari perkumpulan-perkumpulan masyarakat sekarang mampu bersuara dengan lantangnya, menyikapi hal ini Ketua Umum PPWI mengatakan “Bahwa dalam sejarah peradaban manusia, wartawan selalu muncul dari komunitas-komunitas yang di jaman modern ini diformalkan dalam bentuk Ormas dan LSM. Para pemimpin pejuang kemerdekaan bangsa adalah wartawan yang muncul dari komunitas bangsanya, mereka yang mampu merasakan pahit-getirnya hidup sebagai bangsa yang ditindas, bangsa terjajah. Mereka kemudian muncul dengan berbagai ide dan gagasan yang dituliskan dan disebarluaskan untuk kemudian menjadi semangat bagi bangsanya untuk bangkit berjuang,” papar Wilson lulusan pasca sarjana bidang studi Global Ethics dari Universitas Birmingham, Inggris, ini dengan tegas dalam sebuah artikelnya.

Dalam parannya, Ketua Umum PPWI juga mengatakan cara berjurnalistik saat ini dibandingkan dengan 20 tahun yang lalu sangat jauh berbeda, saat ini setiap orang bisa berkreasi dengan karyanya dan bisa diupload kapan saja membuat perubahan yang besar dalam dunia insformasi. Bagaimanapun kita harus akui dan bisa menerima. Saat ini berubahan telah merubah paradigma lama menuju paradigma baru dalam penyebaran informasi, sehingga informasi apapaun mudah didapat dengan sekejap mata.

Jangan gentar dan terus berjuang.

Tetap jaga kesehatan dan semangat

 

Penulis: MISLAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *