Gerakan “VIRALKAN” 1.000 Media

  • Whatsapp

Gerakan “VIRALKAN” 1.000 Media

 

Bacaan Lainnya

NUSANTARAEXPRESS, DURI – Jangan anggap remeh sebuah tulisan. Tulisan terkadang dianggap remeh dan dianggap tidak memberikan kontribusi positif atau negatif kepada sebuah objek yang ditulis bagi manusia secara keseluruhan. Tulisan adalah bagian dari dan melekat bagi sesuatu hal yang ditulis, lebih extrim lagi bahkan dengan tulisan dapat membunuh karakter dan merobohkan sebuah kekuasaan.

Tulisan dapat memberikan konstribusi secara positif dan negatif, tergantung bagaimana memposisikan sebuah tulisan.

Berbicara tulisan, jurnalis memegang peranan yang sangat penting. Namun, semua itu kembali dengan kapasitas dari sang penulis itu sendiri. “Penulis Sejati” atau “Pesanan Sejati”.

Terlebih dengan perkembangan teknologi sedemikian pesatnya, menulis juga ikut berkembang pesat, bahkan banyak tulisan-tulisan yang selama ini tidak muncul ke permukaan terus bermunculan bak jamur dimusim hujan.

Melalui media elektronik setiap insan dapat memperoleh informasi dengan mudah, bahan untuk menjadikan modal dasar penulisan bagi jurnalis, sehingga penulis dapat meminimalisir dan efisien dengan waktu, biaya, juga tenaga. Bahkan saat ini jurnalis juga bisa berbagi semua tulisan dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun hanya dengan menggunakan gadget berbasis internet. Begitu juga para pembaca sebagai penikmati sajian utama, akan lebih mudah untuk melihat tulisan-tulisan yang digemarinya dengan biaya murah dan efesien.

Bayangkan, jika sebuah tulisan diviralkan dengan publikasi di “SERIBU (1.000) media online secara serentak. Kebenaran akan selalu “TEGAK” dan Kebobrokan akan semakin cepat menuju “KEHANCURAN” nya. Terlebih lagi kepada pemimpin yang tidak ada keberpihakannya kepada masyarakat.

Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. selaku Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dalam sebuah vidio menjelaskan, “Satu juta media akan mempublikasikan”  dan ini cita-cita dari PPWI sebagai organisasi nasional yang selalu konsisten menyuarakan kebenaran dan membela hak hak profesi wartawan.

Sudah saatnya para awak media / jurnalis upgrade pengetahuan tentang teknologi. Sadar ataupun tidak, era digital akan menggilas kita.

Penulis : MISLAM – PPWI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *